TUGAS MANDIRI 3-ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR-SEMESTER GENAP-KAMPUS ITBI MILENIAL MEDAN
Nama :Falensius Mendrofa
Kelas :Pagi
Jurusan :Teknik Industri S1
Matkul :ISBD
JAWABAN:
1.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
Perubahan Sosial adalah:
Faktor-faktor yang menghambat terjadinya perubahan di dalam masyarakat sebagai berikut:
Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.
Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat.
Sikap masyarakat yang masih mengagungkan tradisi masa lampau.
Adanya kepentingan yang sudah tertanam kuat (vested interest).
Selain itu Perubahan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi:
1. Pendahuluan
Materi perubahan sosial telah diberikan dalam diklat grade 1 dengan tema
ciri-ciri perubahan sosial yang membahas tentang : pengertian perubahan
sosial, demensi perubahan sosial serta ciri-ciri perubahan sosial. Sehingga
materi perubahan sosial di grade 2 ini merupakakan lanjutan dari materi
perubahan sosial di grade 1.
2. Keadaan Geografis
Lingkungan fisik dapat mempengaruhi penduduk untuk mudah atau sulit
mengalami perubahan. Temperatur yang terlalu tinggi, adanya badai atau
gempa bumi, semuanya memberi pengaruh pada manusia untuk
mengubah gaya hidup mereka. Sedikit banyaknya sumber kekayaan alam
akan sangat menentukan jenis kehidupan yang akan dialami oleh kelompok orang tertentu. Misalnya perubahan di lingkugan pedesaan
dimana banyak tanah milik waga desa yang dijadikan perumahan
sehingga menimbulkan perubahan pola gaya hidup masyarakat sekitar.
Semakin sulit letak geografis dijangkau oleh masyarakat luar,
kecenderunganya semakin sulit penduduk setempat menerima perubahan
sosial, karena secara geografis penduduk setempat sulit untuk melakukan
interaksi sosial dengan warga dari daerah lain. Demikian pula sebaliknya,
semakin mudah dijangkau oleh masyarakat lain, semakin sering
berinteraksi dengan orang lain, kecenderunganya semakin mudah terjadi
perubahan sosial. Contoh masyarakat yang secara geografis sulit
dijangkau, namun juga didukung oleh kentalnya budaya yang diturunkan
oleh nenek moyangnya adalah masyarakat Baduy Dalam.
3. Teknologi
Penemuan dalam bidang teknologi mengakibatkan perubahan sosial yang
sangat luas dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, penggunaan alat
transportasi, pesawat dengan kecepatan yang tinggi, akan
mengakibatkan kemunadahan manusia untuk berkunjung tidak hanya
antar kota tetapi antar negara, dan bahkan antar benua dengan
kecepatan jarak tempuh yang tinggi. Begitu pula penemuan alat
komunikasi yang canggih yang banyak memberikan kemudahan bagi
manusia untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi dalam waktu
relatif singkat sehingga dapat mempengaruhi perubahan sosial dalam
masyarakat baik yang berdampak positif maupun negatif.
4.4. Ideologi
Ideologi dasar yang terdiri dari keyakinan dan nilai-nilai yang melekat
pada setiap individu dan masyarakat akan mempengaruhi perubahan
sosial individu dan masyarakat tersebut. Seperti ideologi Pancasila yang
menjadi fondasi kepribadian bangsa Indonesia, jika dipupuk dan dimiliki
oleh setiap pribadi dan masyarakat serta bangsa Indonesia akan
mempengaruhi perubahan sosial individu, masyarakat dan bangsa
Indonesia. Hal-hal baru yang seiring dengan ideologi Pancasila akan
diterima dan dengan mudah mengakibatkan terjadinya perubahan sosial,
tetapi sebaliknya apabila hal-hal baru tersebut tidak sesuai dengan
ideologi tersebut, maka akan ada proses yang panjang yang mungkin
dapat menerima semua, menerima sebagian, menolak sebagian atau
menolak semuanya. Semakin kuat ideologi itu membelenggu masyarakat
kecenderunganya semakin sulit masyarakat tersebut mengalami
perubahan sosial. Contohnya ketika pemerintah Mao Zedong
menerapkan ideologi komunis di Cina, maka masyarakat sangat tertutup
dan sulit menerima perubahan sosial karena ideologi Mao Zedong sangat
mengendalikan kehidupan masyarakatnya. Sedangkan pada bangsa
Indonesia dewasa ini, walaupun reformasi telah lama terjadi, namun
untuk kehidupan sekarang tetap terjadi kontrol baik dari pemerintah
maupun lembaga-lembaga sosial lainya. Contoh saat ini adalah pro
kontra konser Lady Gaga, yang berakhir dengan pengunduran diri sendiri
oleh Lady Gaga melalui manajernya. .
5.5. Populasi Penduduk
Peningkatan dan penurunan jumlah penduduk dapat menjadi penyebab
perubahan sosial. Contoh: pesatnya pertumbuhan penduduk Indonesia
menyebabkan peningkatan pengagguran, kemiskinan, kriminalitas, dan
lain sebagainya. Populasi penduduk berhubungan juga dengan
penyebaran penduduk yang tidak merata. Di Indonesia tidak sekedar mempunyai masalah kecepatan pertumbuhan penduduk, namun juga
pemerataan dan penyebaran penduduk yang tidak merata. Pulau Jawa
mempunyai penduduk yang sangat padat, sementara pulai lain seperti
Pulau Kalimantan untuk Propinsi Kalimantan Tengah, dan Kalimantan
Barat, Pulau Irian yang propinsinya Papua, Propinsi Nusa Tenggara
Timur, penduduknya masih jarang. Hal ini berpengaruh besar terhadap
perubahan sosial pada masyarakat setempat.
Persebaran penduduk Indonesia dapat dilihat dari data di bawah ini:
Population Census 2010 (Penduduk Menurut Kelompok
Umur/Population by Age Group and Sex)
NoProvinsi/Province
Jumlah Penduduk/Population
Laki- Jumlah/Total
laki/Male
Perempuan/Female
1 ACEH 2,248,952 2,245,458 4,494,410
2 SUMATERA UTARA 6,483,354 6,498,850 12,982,204
3 SUMATERA BARAT 2,404,377 2,442,532 4,846,909
4 RIAU 2,853,168 2,685,199 5,538,367
5 JAMBI 1,581,110 1,511,155 3,092,265
6 SUMATERA SELATAN 3,792,647 3,657,747 7,450,394
7 BENGKULU 877,159 838,359 1,715,518
8 LAMPUNG 3,916,622 3,691,783 7,608,405
9
KEPULAUAN BANGKA
BELITUNG
635,094 588,202 1,223,296
10 KEPULAUAN RIAU 862,144 817,019 1,679,163
11 DKI JAKARTA 4,870,938 4,736,849 9,607,787
12 JAWA BARAT 21,907,040 21,146,692 43,053,732
13 JAWA TENGAH 16,091,112 16,291,545 32,382,657
14 D I YOGYAKARTA 1,708,910 1,748,581 3,457,491
15 JAWA TIMUR 18,503,516 18,973,241 37,476,757
16 BANTEN 5,439,148 5,193,018 10,632,166
17 BALI 1,961,348 1,929,409 3,890,757
18
NUSA TENGGARA
BARAT
2,183,646 2,316,566 4,500,212
19 NUSA TENGGARA TIMUR 2,326,487 2,357,340 4,683,827
20 KALIMANTAN BARAT 2,246,903 2,149,080 4,395,983
21 KALIMANTAN TENGAH 1,153,743 1,058,346 2,212,089
22 KALIMANTAN SELATAN 1,836,210 1,790,406 3,626,616
23 KALIMANTAN TIMUR 1,871,690 1,681,453 3,553,143
24 SULAWESI UTARA 1,159,903 1,110,693 2,270,596
25 SULAWESI TENGAH 1,350,844 1,284,165 2,635,009
26 SULAWESI SELATAN 3,924,431 4,110,345 8,034,776
27 SULAWESI TENGGARA 1,121,826 1,110,760 2,232,586
28 GORONTALO 521,914 518,250 1,040,164
29 SULAWESI BARAT 581,526 577,125 1,158,651
30 MALUKU 775,477 758,029 1,533,506
31 MALUKU UTARA 531,393 506,694 1,038,087
32 PAPUA BARAT 402,398 358,024 760,422
33 PAPUA 1,505,883 1,327,498 2,833,381
Jumlah/Total 119,630,913 118,010,413 237,641,326
Perkembangan teknologi yang semakin pesat mempengaruhi gaya kehidupan yang semakin mencolok. Itu dikarenakan perkembangan teknologi mempengaruhi model berkomunikasi massa untuk melakukan kegiatan hidup sehari-hari.
Dulu, internet mungkin dianggap sebagai sesuatu yang "wah" dan rumit bagi orang awam, namun sekarang bisa Anda lihat sendiri , internet telah menjadi sesuatu yang umum bagi banyak orang. Atau mungkin Anda termasuk salah satu diantaranya yang mempunyai hampir semua akun di jejaring sosial, dan berinteraksi secara intensif dengan individu lain secara maya.
Di zaman sekarang ini beberapa individu mungkin terlalu over dalam memandang atau menggunakan gadget miliknya. Dimana pun dan kemana pun individu tersebut berada, dia tidak akan lepas dengan handphonenya. Ditambah lagi sekarang ini sudah memasuki era smartphone, sehingga banyak yang bisa dilakukan dalam satu genggaman saja.
Di samping itu makin kecanduannya anak-anak sekarang dengan beberapa video game dikarenakan hardwarepemutar game seperti laptop dan desktop yang sudah semakin canggih. Seperti kemunculan alat-alat konsol game yang semakin atraktif, tablet, dan smartphoneyang sudah dapat memainkan game high end misalnya.
Apakah ini normal? Coba kita bandingkan dengan menengok 12 tahun kebelakang, masih banyak anak yang lebih melibatkan dirinya dengan aktivitas di luar ruangan, seperti olah raga dan bermain di taman. Selain itu banyak juga orang tua yang mengajak anaknya beraktivitas outdoorbersama, serta kebutuhan orang akan handphone yang belum terasa. Semua hal tersebut membuat orang lebih fokus melakukan kegiatannya dan tidak sambil menyambi melihat status update terkini di smartphone miliknya.
Jika melihat perbandingan di atas dengan perkembangan teknologi sekarang yang semakin canggih, dapat dikatakan memberikan dampak buruk bagi informasi yang tidak benar dan tidak jelas sumbernya. Seperti penyebaran informasi yang mengecoh serta teralu banyak informasi yang dibahas, padahal belum tentu berguna bagi yang membacanya. Hal inimenyebabkan penerimain formasi menjadi "overloaded information" atau kelebihan informasi, karena kita dipaksa untuk menerima hal tersebut dari setiap informasi yang kita proses.
Alangkah baiknya bila di zaman era globalisasi dan teknologi yang semakin canggih ini, kita sebagai penikmat teknologi sekaligus pengguna, lebih bijak dalam menggunakan dan mengaplikasikan kebutuhan teknologi dalam kehidupan kita.
Untuk para orangtua, boleh saja Anda memberikan konsol maupun hardware video game kepada anak Anda, namun perbanyaklah dalam meluangkan waktu bersamanya, misalnya dengan melakukan aktivitas di luar rumah untuk sekedar bermain atau berolahraga. Sehingga akan terjalin hubungan yang harmonis antara orangtua dan anak, dan anak akan lebih mengekspresikan dirinya ketimbang ia seharian di depan konsol video game.
Semua itu sekarang tergantung individu masing-masing, karena hanya Anda yang bisa mengendalikan diri Anda dari teknologi yang semakin menjamur. (Lovegi David/Mar)
Lovegi David adalah pewarta warga.

Komentar
Posting Komentar